Proses fabrikasi bangunan villa ini diawali dengan proses collecting material, lebih kurang 10 hari. Dalam tahapan ini terdapat banyak kendala karena lokasi pembelian material yang berbeda-beda, ditambah lagi dikarenakan sedang musim hujan sehingga dapat mengakibatkan proses pengadaan kayu oleh penjual jadi terganggu. Namun kami bersyukur karena meskipun relatif lama dari biasanya (maksimal 1 minggu), material-materialnya tetap berhasil dikumpulkan dengan baik dan cukup.
Setelah dilakukan penjemuran kayu secara alami (khususnya untuk kayu kerangka atap), maka tahapan berikutnya adalah pre-fabrikasi kerangka atap villa. Di mana setiap kayu yang dibutuhkan untuk kerangka atap tersebut diserut halus dan dipotong sesuai dengan kebutuhan gambar tekniknya.
Kemudian dilakukan penyetelan (erection) kerangka atapnya sampai dengan pemasangan atap daun rumbia. Mungki Anda akan bertanya : Kok bentuk villa-nya dipasang begitu saja?Bagi orang yang melihat langsung bangunannya maupun yang hanya membaca tulisan ini pasti akan menanyakan hal ini. Perlu diketahui bahwa bangunan villa ini adalah merupakan bangunan kombinasi antara struktur beton dan kayu jadi tahapan fabrikasi dan pemasangannya adalah sbb :
> Bersamaan dengan itu juga dilakukan proses fabrikasi di Palembang :
- Pemasangan kerangka atap + atap sementara (daun rumbia)
- Fabrikasi tiang-tiang utama dan kusen pintu + jendela
- Fabrikasi papan dinding dan plafon yang sebelumnya dilakukan proses peng-oven-an dengan sistem sederhana.
- Fabrikasi daun pintu & jendela.
> Pembongkaran dan pengiriman material ke Bogor
> Pemasangan kerangka bangunan mulai dari tiang, kerangka atap, atap multiroof, dinding, plafon, jendela & pintu sampai bangunan siap untuk di finishing oleh owner.
Dan mudah-mudahan proses pengurusan IMB oleh owner juga dapat selesai sesuai dengan rencana kami tersebut sehingga proses pemindahan/pemasangan dapat berjalan lancar. Amiin..... Ya 4JJI

0 komentar:
Poskan Komentar